Giggs Yakin Bale Bisa Bersikap Profesional

Manajer tim nasional Wales, Ryan Giggs mengaku tidak mencemaskan masa depan Gareth Bale di Real Madrid. Dia hanya ingin Bale memaksimalkan kemampuannya pada kualifikasi Piala Eropa 2020 mendatang. Wales mengejar target lolos ke putaran final.

Dewasa ini, situasi Bale di Madrid semakin tidak kondusif. Dia tidak mendapatkan tempat pada skuat utama Zinedine Zidane. Pilihannya hanya dua: tetap bertahan sebagai pelapis atau menjajal karier di klub lain.

Bale sendiri masih ingin berseragam putih-putih. Dia masih terikat kontrak dengan gaji besar dalam tiga musim ke depan. Bale hanya bersedia angkat kaki dari Santiago Bernabeu jika bisa digaji sama besarnya di klub lain. Tarik-ulur soal masa depan Bale ini tidak hanya berpengaruh dengan Real Madrid, tetapi juga klub-klub yang mengincarnya

Tidak Tertarik
Sebagai pelatih Wales, Giggs tidak ingin membicarakan hal yang berada di luar ranahnya. Memang benar situasi Bale itu bisa mengganggu konsentrasi sang pemain, tetapi Giggs yakin Bale merupakan profesional sejati.

“Gareth Bale berada di klub (Agen Bola) hebat. Saya tidak melibatkan diri saya pada apa yang terjadi di level klub, saya hanya mencemaskan dan fokus membuat Gareth bisa tampil maksimal pada kualifikasi ini Piala Eropa 2020 pada Juni nanti,” tutur Ryan Giggs kepada Sky Sports.

Siapa yang Mau?
Situasi Bale ini seharusnya bisa lebih mudah jika performa Bale cukup bagus dan tidak mudah cedera seperti yang terjadi selama ini. Menjual pemain seperti Bale seharusnya mudah, tetapi tidak dalam kondisinya yang sekarang.

Bale sudah berusia 29 tahun, yang berarti kariernya hanya menyisakan waktu beberapa tahun lagi. Dia juga punya masalah cedera kambuhan yang selalu membuatnya tampil tidak konsisten. Bale sulit menjaga kualitasnya.

Tak hanya itu, Madrid juga kesulitan menemukan klub yang mau memenuhi tuntutan gaji Bale. Hanya klub-klub besar yang bisa menyanggupi, namun sangat sedikit klub besar yang berminat mekrut Bale.

Tinggalkan Balasan